Intelejen & Keamanan

Analisis Ancaman Hybrid dari Kelompok Separatis Papua: Strategi Intelijen dan Operasi Militer Terbatas

26 September 2026 Indonesia, Papua 1 views
Analisis Ancaman Hybrid dari Kelompok Separatis Papua: Strategi Intelijen dan Operasi Militer Terbatas
Badan Intelijen Negara (BIN) merilis hasil kajian bahwa kelompok separatis Papua kini menggunakan taktik hybrid perang, menggabungkan aksi gerilya dengan propaganda digital dan serangan siber terhadap infrastruktur komunikasi. Pada Agustus 2026, terjadi serangan terhadap jaringan fiber optik di Mimika yang mengganggu layanan internet. TNI dan Polri kemudian melancarkan Operasi Nemangkawi III dengan pendekatan soft-power untuk memenangkan hati warga. Implikasi jangka panjang adalah perlunya strategi kontra-intelijen dan pengembangan ekonomi di Papua untuk mencegah regenerasi gerakan separatis.

Entitas yang disebut

Organisasi: Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, Polri

Lokasi: Papua, Mimika