Analisis Kebijakan

Diskusi Ahli: Indonesia Perlu Perkuat Strategic Autonomy Hadapi Gejolak Geopolitik

05 Juli 2026 Indonesia 3 views
Diskusi Ahli: Indonesia Perlu Perkuat Strategic Autonomy Hadapi Gejolak Geopolitik
Dalam sebuah Diskusi Kelompok Terarah (FGD), praktisi diplomasi multilateral Dr. Dian Triansyah Djani menegaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat konsep strategic autonomy (otonomi strategis) untuk menghadapi kompleksitas perubahan geopolitik global. Dian menilai dinamika seperti rivalitas kekuatan besar, konflik bersenjata di Ukraina dan Timur Tengah, serta melemahnya multilateralisme berdampak langsung pada ketahanan nasional Indonesia, termasuk keamanan energi dan pangan. Dian memaparkan bahwa konsep strategic autonomy harus menjadi implementasi baru dari politik luar negeri bebas aktif. Implementasi ini mencakup kemampuan mengambil keputusan strategis secara mandiri, memperluas ruang diplomasi, dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak tanpa terperangkap dalam politik blok. Ia menekankan pentingnya Indonesia menjadi 'norm shaper' (pembentuk norma) di berbagai forum internasional seperti ASEAN, G20, dan PBB, bukan sekadar 'norm taker' (penerima norma). Analisis strategis dari pernyataan ini menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi di kalangan elite Indonesia tentang kerentanan negara dalam sistem internasional yang tidak stabil. Penguatan otonomi strategis mensyaratkan peningkatan kapasitas analisis geopolitik, koordinasi yang lebih baik antara diplomasi dan kepentingan ekonomi domestik, serta peran lebih aktif dalam membangun koalisi negara-negara Global South. Risiko ke depan adalah jika konsep ini tidak diikuti dengan peningkatan kemampuan riil (hard dan soft power), maka klaim otonomi strategis hanya akan menjadi retorika tanpa daya tahan terhadap tekanan eksternal.

Entitas yang disebut

Orang: Dr. Dian Triansyah Djani

Organisasi: ASEAN, G20, PBB

Lokasi: Indonesia, Ukraina, Timur Tengah