Geopolitik
Kebijakan Pertahanan Maritim: Pembangunan Pangkalan TNI AL di Pulau Terluar Perbatasan dengan Filipina
TNI AL memulai pembangunan pangkalan angkatan laut di Pulau Miangas, perbatasan dengan Filipina, pada Februari 2026. Artikel ini menganalisis bahwa kehadiran pangkalan permanen akan memperkuat pengawasan terhadap aktivitas penyelundupan dan perikanan ilegal. Konteks strategis: wilayah tersebut rawan menjadi pintu masuk kelompok Abu Sayyaf. Dengan adanya pangkalan, waktu respons patroli berkurang dari 12 jam menjadi 3 jam. Implikasi kebijakan: Indonesia perlu meningkatkan kerja sama patroli terkoordinasi dengan Filipina dan Malaysia, serta mengalokasikan anggaran khusus untuk infrastruktur perbatasan. Kebijakan ini juga selaras dengan doktrin poros maritim global.
Entitas yang disebut
Organisasi: TNI AL, Abu Sayyaf
Lokasi: Pulau Miangas, Filipina, Malaysia, Indonesia