Intelejen & Keamanan

Menyikapi Ancaman Hybrid Warfare: Analisis Kesiapan Indonesia dalam Perang Siber dan Informasi

01 Juli 2026 Indonesia 7 views
Menyikapi Ancaman Hybrid Warfare: Analisis Kesiapan Indonesia dalam Perang Siber dan Informasi
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperingatkan tentang meningkatnya ancaman hybrid warfare yang menargetkan stabilitas nasional Indonesia. Ancaman ini mencakup serangan siber terhadap infrastruktur kritis, disinformasi yang memecah belah sosial, dan campur tangan asing dalam proses politik domestik. Indonesia telah mencatat peningkatan signifikan serangan siber yang berasal dari aktor negara dan non-negara dalam satu tahun terakhir. Analisis strategis menunjukkan bahwa domain siber dan informasi telah menjadi medan pertempuran baru yang memerlukan strategi pertahanan non-konvensional. Implikasi kebijakannya adalah mendesaknya penguatan kerangka hukum, peningkatan kapasitas SDM teknis di BSSN dan TNI, serta kolaborasi erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil. Tantangan terbesar adalah mengintegrasikan respons terhadap ancaman hybrid ke dalam doktrin pertahanan nasional yang selama ini lebih berfokus pada ancaman fisik konvensional.

Entitas yang disebut

Organisasi: Badan Siber dan Sandi Negara, BSSN, TNI

Lokasi: Indonesia