Analisis Kebijakan

Pengembangan Industri Pertahanan Dalam Negeri dan Target Kemandirian Alutsista

21 Juli 2026 Indonesia 3 views
Pengembangan Industri Pertahanan Dalam Negeri dan Target Kemandirian Alutsista
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pertahanan dan BUMN strategis seperti PT PINDAD, PT PAL, dan PT DI, terus mendorong pengembangan industri pertahanan dalam negeri (IPDN). Program utama termasuk produksi kendaraan tempur Anoa dan Badak, kapal perang, serta komponen untuk pesawat terbang, dengan target mengurangi ketergantangan impor. Kebijakan offset dalam pembelian alutsista asing juga ditingkatkan agar melibatkan transfer teknologi dan partisipasi industri lokal. Implikasi strategis dari penguatan IPDN adalah peningkatan resiliensi nasional terhadap embargo senjata potensial dan penciptaan multiplier effect bagi ekonomi dan teknologi nasional. Analisis menunjukkan tantangan utama adalah konsistensi anggaran, penguasaan teknologi kritis, dan integrasi rantai pasok. Keberhasilan program ini akan menentukan kemampuan Indonesia untuk mempertahankan postur keamanan yang berdaulat dalam jangka panjang.

Entitas yang disebut

Organisasi: Kementerian Pertahanan, PT PINDAD, PT PAL, PT DI

Lokasi: Indonesia