Geopolitik
Dinamika Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Negara-negara Kekuatan Tengah
Indonesia secara aktif menjajaki dan menyeimbangkan kerja sama pertahanan dengan berbagai negara kekuatan tengah (middle powers) seperti Korea Selatan, Turkiye, Prancis, dan Inggris, di tengah rivalitas AS-China. Artikel [The Jakarta Post](https://www.thejakartapost.com/indonesia/2026/03/18/indonesia-seeks-to-balance-defense-ties-amid-us-china-rivalry.html) menganalisis strategi ini sebagai bentuk diplomasi pertahanan yang mandiri untuk mengakses teknologi, pelatihan, dan peralatan tanpa terlalu bergantung pada satu blok kekuatan. Kerja sama ini mencakup latihan bersama, alih teknologi, dan pengadaan alutsista. Implikasi strategisnya adalah peningkatan kapabilitas TNI yang lebih beragam dan penguatan posisi tawar Indonesia di kancah global. Pendekatan ini sejalan dengan politik bebas aktif, tetapi memerlukan keahlian birokrasi dan militer yang mumpuni untuk mengelola kompleksitas hubungan dengan banyak mitra sekaligus. Keberhasilan strategi ini akan menentukan sejauh mana Indonesia dapat mencapai kemandirian pertahanan dalam jangka menengah panjang.
Entitas yang disebut
Organisasi: The Jakarta Post, TNI
Lokasi: Indonesia, Korea Selatan, Turkiye, Prancis, Inggris, AS, China