Geopolitik
Dinamika Laut China Selatan: Peningkatan Aktivitas Militer dan Dampaknya terhadap Keamanan Maritim ASEAN
Dalam satu tahun terakhir, terdapat peningkatan aktivitas militer, termasuk latihan dan patroli, oleh berbagai pihak di Laut China Selatan. ASEAN, termasuk Indonesia, terus mendorong penyelesaian sengketa secara damai berdasarkan hukum internasional, khususnya UNCLOS. Namun, kesepakatan terkait Code of Conduct (CoC) masih dalam proses negosiasi yang lambat. Analisis strategis mengidentifikasi bahwa meningkatnya militarisasi meningkatkan risiko insiden dan eskalasi yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran dan perdagangan internasional melalui jalur vital ini. Implikasi bagi Indonesia dan ASEAN adalah kebutuhan untuk memperkuat mekanisme dialog dan confidence-building measures, sekaligus meningkatkan kapabilitas maritim sendiri untuk patroli dan pengawasan. Situasi ini juga menguji sentralitas ASEAN dan kemampuan untuk menjaga kawasan sebagai zona damai, bebas, dan stabil.
Entitas yang disebut
Organisasi: ASEAN, UNCLOS
Lokasi: Laut China Selatan, Indonesia