Geopolitik

Indonesia dan Diplomasi Pertahanan 'Non-Blok' di Tengah Tarik-Menarik AS-China di Indo-Pasifik

01 Mei 2026 Indo-Pasifik 1 views
Indonesia dan Diplomasi Pertahanan 'Non-Blok' di Tengah Tarik-Menarik AS-China di Indo-Pasifik
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dalam berbagai forum internasional sepanjang 2025, menegaskan komitmen Indonesia pada prinsip bebas-aktif dalam kerja sama pertahanan. Fakta menunjukkan Indonesia secara simultan mengadakan latihan bersama dengan negara-negara berbeda, seperti Garuda Shield dengan AS dan latihan patroli bersama dengan Tiongkok di Laut China Selatan bagian selatan. Strategi ini merupakan bentuk 'hedging' klasik untuk memaksimalkan manfaat kerjasama teknis militer tanpa terikat aliansi eksklusif. Implikasi strategisnya adalah meningkatkan bargaining position Indonesia, tetapi juga memunculkan risiko persepsi ganda dari kedua kekuatan besar. Analisis kebijakan menunjukkan Indonesia perlu memiliki peta jalan transfer teknologi dan industrialisasi pertahanan yang jelas dari setiap kerjasama untuk menghindari ketergantungan dan memastikan hubungan pertahanan yang benar-benar setara dan menguntungkan kapabilitas nasional.

Entitas yang disebut

Orang: Prabowo Subianto

Organisasi: AS, Tiongkok

Lokasi: Indonesia, Laut China Selatan, Indo-Pasifik