Opini

Strategic Hedging Indonesia di Tengah Rivalitas AS-China: Antara Peluang Investasi dan Ancaman Disintegrasi

16 April 2026 Indo-Pasifik, Indonesia 1 views
Strategic Hedging Indonesia di Tengah Rivalitas AS-China: Antara Peluang Investasi dan Ancaman Disintegrasi
Posisi geostrategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik yang menjadi arena rivalitas AS-China menghadirkan dilema struktural. Di satu sisi, persaingan ini membuka peluang untuk menarik relokasi industri dan investasi asing, yang dapat mempercepat pencapaian Visi Indonesia Emas 2045, terutama jika diiringi transfer teknologi. Di sisi lain, rivalitas membawa ancaman nyata berupa meningkatnya aktivitas militer asing di perairan sekitar Natuna dan Laut China Selatan, serta yang lebih berbahaya: ancaman tidak konvensional berupa eksploitasi isu sensitif untuk menciptakan perpecahan sosial dan ideologis di dalam negeri. Analisis Dewi Ayu Fadhillah menekankan bahwa solusi utama terletak pada penguatan ketahanan internal. Pendidikan karakter berbasis Pancasila dan penguatan integrasi nasional harus menjadi prioritas strategis setara dengan pembangunan ekonomi. Implikasi kebijakannya adalah perlunya pendekatan komprehensif yang tidak hanya fokus pada strategic hedging di level geopolitik, tetapi juga pada fortifikasi ideologi dan sosial bangsa. Tanpa fondasi internal yang kuat, keuntungan ekonomi dari rivalitas global justru dapat menjadi bumerang yang menggerus kedaulatan.

Entitas yang disebut

Orang: Dewi Ayu Fadhillah

Lokasi: Indonesia, Indo-Pasifik, AS, China, Natuna, Laut China Selatan